Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NEWS

Jembatan Harapan dari Guo: Batu Pertama Diletakkan, Akses Warga Kuranji Menuju Pemulihan Pascabencana

245
×

Jembatan Harapan dari Guo: Batu Pertama Diletakkan, Akses Warga Kuranji Menuju Pemulihan Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PADANG | Pembangunan Jembatan Gantung di Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, akhirnya memasuki babak baru. Setelah sekian lama menjadi harapan masyarakat setempat, proyek infrastruktur yang dinilai vital tersebut resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama yang digelar pada Rabu pagi, 14 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi simbol kuat kebangkitan dan komitmen pemerintah dalam memperbaiki akses masyarakat pascabencana.

Sejak pukul 09.00 WIB, kawasan Nagari Guo, Kelurahan Kuranji, telah dipadati warga. Mereka datang bukan sekadar untuk menyaksikan seremoni, tetapi untuk memastikan bahwa janji pembangunan yang selama ini terdengar benar-benar diwujudkan. Jembatan gantung ini dinilai sangat penting karena selama ini warga harus memutar cukup jauh atau bergantung pada akses darurat yang rawan ketika cuaca buruk melanda.Rombongan Muspida Kota Padang tiba di lokasi tepat waktu. Kehadiran Kalaksa BPBD Kota Padang Zulviton, S.T., M.T., Kepala Dinas Perhubungan Ances Kurniawan, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Sosial Eri Sendjaya, S.Sos., M.Si., serta Kasdim 0312/Padang Letkol Inf Drs. Yospriadi menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan jembatan ini mendapat perhatian serius lintas sektor.

Example 300x600

Tak hanya unsur pemerintah kota, jajaran kewilayahan juga tampak hadir. Camat Kuranji Rido Satria, S.STP., M.M., Lurah Kuranji Syafrizal, S.Sos., Babinsa Koramil 05 Pauh Kuranji Serka Suhatman, Bhabinkamtibmas Polsek Kuranji, hingga para RT, RW, dan tokoh masyarakat ikut berdiri di barisan depan. Kehadiran mereka mencerminkan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Prosesi peletakan batu pertama dimulai sekitar pukul 09.10 WIB. Dengan suasana sederhana namun sarat makna, para pejabat secara simbolis menempatkan batu pertama di titik pembangunan. Tepuk tangan warga pun pecah, menandai dimulainya pembangunan jembatan gantung yang diharapkan mampu mengubah wajah konektivitas wilayah Guo.

Baca Juga:  Kapolsek Bungus Teluk Kabung AKP Syamsurijal SH dan Wartawan Ngopi Bareng, Bangun Sinergi Lewat Cangkir Kopi

Dalam penyampaiannya, pihak pemerintah menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung ini bukan sekadar proyek fisik. Lebih dari itu, jembatan ini menjadi bagian dari strategi pemulihan pascabencana, mengingat wilayah Kuranji termasuk daerah yang rawan terdampak bencana alam. Infrastruktur yang memadai dinilai krusial untuk mempercepat evakuasi, distribusi bantuan, serta aktivitas ekonomi warga.

Kalaksa BPBD Kota Padang menekankan bahwa keberadaan jembatan gantung akan memperkuat sistem mitigasi bencana di wilayah tersebut. Akses yang aman dan layak diharapkan mampu meminimalisir risiko apabila terjadi bencana susulan, sekaligus memudahkan mobilitas warga dalam kondisi darurat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang menyampaikan bahwa jembatan ini nantinya akan menjadi jalur penghubung strategis antarwilayah, terutama bagi masyarakat yang selama ini terisolasi akibat keterbatasan akses. Pembangunan ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperlancar aktivitas pendidikan, serta mempercepat pelayanan sosial.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Warga menyambut positif dimulainya pembangunan, bahkan sebagian menyampaikan harapan agar pengerjaan dapat dilakukan tepat waktu dan sesuai standar keselamatan. Bagi mereka, jembatan gantung ini bukan hanya bentangan besi dan kabel, melainkan penghubung masa depan yang lebih aman dan sejahtera.

Kegiatan peletakan batu pertama berakhir sekitar pukul 10.45 WIB dan secara keseluruhan berjalan aman, tertib, dan lancar. Pada pukul 11.00 WIB, seluruh rangkaian acara resmi ditutup. Pemerintah daerah berharap pembangunan jembatan gantung di Guo dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi bukti kehadiran negara di tengah kebutuhan rakyat pascabencana.

TIM

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *