Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NEWS

Ketika Kantor Baru Diresmikan, Harapan Ekonomi Syariah Tumbuh dari Korong Gadang

248
×

Ketika Kantor Baru Diresmikan, Harapan Ekonomi Syariah Tumbuh dari Korong Gadang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PADANG | Rabu pagi itu, suasana Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, terasa berbeda. Di tengah aktivitas warga yang mulai menggeliat, sebuah bangunan baru berdiri dengan wajah segar—menjadi penanda harapan baru bagi penguatan ekonomi masyarakat berbasis syariah. Kantor Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul Maal wat Tamwil (BMT) resmi diresmikan, Rabu (14/1/2026).

Sejak pukul 09.00 WIB, masyarakat mulai berdatangan. Aparatur pemerintah, unsur TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat tampak hadir, menandakan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting bagi penguatan ekonomi umat di tingkat kelurahan.

Example 300x600

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Padang, Dr. Didi Aryadi, M.Si., hadir langsung meresmikan kantor tersebut. Kehadirannya mempertegas dukungan Pemerintah Kota Padang terhadap pengembangan lembaga keuangan syariah yang dekat dengan masyarakat kecil.

Dalam sambutannya, Didi Aryadi menekankan bahwa pembangunan kantor baru ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor perekonomian. Menurutnya, fasilitas kerja yang representatif menjadi fondasi penting untuk menghadirkan pelayanan yang profesional dan berkelanjutan.

“Gedung ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi simbol keseriusan kita dalam menghadirkan pelayanan keuangan yang amanah, nyaman, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya di hadapan para undangan.

Ia menambahkan, dengan sarana yang lebih baik, kinerja dan motivasi para pengelola KSPPS BMT diharapkan meningkat. Pelayanan pun diyakini akan semakin optimal, sejalan dengan visi Kota Padang sebagai kota madani yang menjunjung nilai keadilan sosial dan ekonomi.

Dukungan juga datang dari tingkat kecamatan. Camat Kuranji yang diwakili Sekretaris Camat, Miftahur Rahmah, S.STP., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan kantor tersebut. Mulai dari jajaran pemerintah, pelaksana proyek, hingga elemen masyarakat yang turut mengawal prosesnya.

Baca Juga:  Polri Turun Tangan Bantu Evakuasi dan Penanganan Banjir di Jabodetabek

“Pembangunan kantor ini adalah hasil kerja bersama. Semoga ke depan, kantor ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan, tetapi juga menjadi rumah pelayanan yang penuh integritas, akuntabel, dan transparan,” tutur Miftahur Rahmah.

Ia juga mengingatkan agar gedung yang telah diresmikan dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah yang membutuhkan akses pembiayaan syariah.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Danramil 05 Pauh Kuranji Kapten Inf Afrizal Can, Kompol Hendri, S.H., M.H., Lurah Korong Gadang Kasma Effendi, S.Sos., Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur Forkopimca lainnya. Kehadiran lintas sektor ini memperlihatkan kuatnya sinergi dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat dari tingkat paling bawah.

Rangkaian acara berlangsung khidmat. Diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa, dilanjutkan sambutan para pejabat, hingga ramah tamah yang menjadi ruang silaturahmi antara pengelola KSPPS BMT, pemerintah, dan warga.

Bagi masyarakat Korong Gadang, peresmian kantor KSPPS BMT ini membawa makna lebih dalam. Tidak hanya sebagai tempat transaksi keuangan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis prinsip syariah—menghindari riba, mengedepankan keadilan, serta memperkuat solidaritas sosial.

Peresmian ini sekaligus menjadi momentum sosialisasi program-program KSPPS BMT, penguatan identitas lembaga, serta pengembangan kegiatan sosial seperti santunan dan pendampingan ekonomi masyarakat. Semua dirajut dalam semangat kebersamaan dan nilai-nilai syariah yang inklusif.

Sekitar pukul 11.30 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berakhir. Acara berlangsung aman, tertib, dan lancar. Namun, bagi warga Korong Gadang, hari itu meninggalkan lebih dari sekadar dokumentasi peresmian—ia meninggalkan harapan baru bahwa dari sebuah kantor sederhana, roda ekonomi umat dapat terus berputar, tumbuh, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga:  Polri Kembali Kirim Pasukan untuk Misi Perdamaian PBB, Latpragas Satgas FPU 7 MINUSCA Resmi Dimulai

TIM

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *