Padang, MP.ID | Para korban penipuan yang dilakukan oleh oknum Bhayangkari mendatangi kantor media MP.ID di Kota Padang untuk menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolda Sumatera Barat beserta jajaran atas keberhasilan mengungkap dan menangkap pelaku penipuan yang telah merugikan mereka hingga ratusan juta rupiah.
Senyum lega dan rasa haru tampak jelas di wajah para ibu rumah tangga korban penipuan tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu dengan pengawalan pemberitaan media hingga kasus yang sempat membuat mereka terpuruk itu akhirnya mendapat titik terang dan diproses secara hukum.
Kasus penipuan ini bermula dari kedekatan hubungan pertemanan di lingkungan sekolah taman kanak-kanak yang berlokasi di Jalan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat. Pelaku, Miki Fatmalasari, menjalin keakraban dengan para korban karena anak-anak mereka bersekolah di tempat yang sama. Interaksi yang intens, kebiasaan duduk dan berbincang setiap hari, membuat hubungan pertemanan terjalin sangat erat tanpa kecurigaan.
Kedekatan tersebut kemudian dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya. Miki Fatmalasari mengaku sebagai distributor sembako, seperti minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya. Untuk meyakinkan para korban, pelaku juga mengklaim dirinya sebagai istri seorang anggota Polri sekaligus anggota Bhayangkari, serta menegaskan bahwa ia tidak mungkin mencoreng nama baik organisasi Bhayangkari.
Pelaku secara rutin memposting penawaran paket sembako murah melalui status WhatsApp. Ia meyakinkan para korban untuk melakukan pembelian dengan sistem pembayaran di muka, sementara pengiriman barang dijanjikan dalam jangka waktu satu minggu hingga satu bulan, bahkan lebih.
Namun, janji tersebut tak pernah terealisasi. Saat waktu pengiriman tiba, barang yang telah dibayar tidak kunjung datang. Pelaku kemudian menghilang, sulit dihubungi, hingga akhirnya nomor telepon selulernya tidak lagi aktif. Menyadari telah menjadi korban penipuan, para korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polda Sumatera Barat.
“Alhamdulillah, laporan kami ditindaklanjuti secara sangat serius oleh penyidik Polda Sumbar. Tidak butuh waktu lama, pelaku akhirnya berhasil diamankan,” ujar salah satu korban.
Saat ini, oknum Bhayangkari tersebut telah ditahan dan dalam waktu dekat akan menjalani proses persidangan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Melalui media ini, para korban secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolda Sumbar beserta jajaran, yang dinilai telah bertindak profesional dan tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang mencari keadilan.
Selain itu, para korban juga mengimbau masyarakat Sumatera Barat, khususnya warga Kota Padang, yang merasa pernah menjadi korban penipuan oleh oknum yang sama agar tidak takut melapor ke pihak kepolisian. Menurut mereka, proses hukum yang berjalan saat ini membuktikan bahwa tidak ada pihak yang kebal hukum.
“Jangan takut melapor. Polisi adalah pengayom dan pelindung masyarakat. Kebenaran akan menemukan jalannya,” tegas para korban menutup pernyataan mereka.
TIM



















