Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NEWS

Warga Apresiasi Kapolda Sumbar, Herman Tanjung: Mudik Tahun Ini Lebih Aman dan Tertib

42
×

Warga Apresiasi Kapolda Sumbar, Herman Tanjung: Mudik Tahun Ini Lebih Aman dan Tertib

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Mitra Pos, SUMBAR | Pengamanan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Sumatera Barat tahun ini mendapat perhatian serius dari masyarakat. Tidak sekadar rutinitas tahunan, kehadiran aparat di berbagai jalur mudik dinilai lebih nyata, lebih terasa, dan lebih menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan.

Di sejumlah jalur utama seperti Padang–Bukittinggi, Padang–Solok, hingga kawasan wisata, personel kepolisian tampak siaga. Mereka tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga membantu pemudik yang mengalami kendala, memberikan informasi jalur alternatif, hingga memastikan perjalanan masyarakat berjalan aman.

Example 300x600

Ketua Umum Aliansi Wartawan Anti Kekerasan (AWAK) Indonesia, Herman Tanjung, menyampaikan apresiasi terhadap Kapolda Sumbar atas pengamanan arus mudik yang dinilai lebih nyata dibanding tahun sebelumnya.

Menurut Herman, pengamanan tahun ini terasa bukan sekadar formalitas atau kegiatan seremonial. Ia menilai langkah-langkah yang diambil Kapolda Sumbar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Yang kita lihat di lapangan bukan sekadar pengamanan simbolik. Personel benar-benar bekerja, mengatur lalu lintas, membantu masyarakat, dan memastikan perjalanan berjalan aman,” ujar Herman Tanjung.

Ia juga menilai keberadaan petugas di jalur rawan kemacetan menjadi faktor penting dalam menciptakan kelancaran arus mudik. Tidak hanya di pusat kota, namun juga di jalur-jalur yang selama ini sering luput dari pengawasan.

Menurut Herman, hal tersebut menunjukkan bahwa pengamanan yang dilakukan tidak hanya fokus pada titik tertentu, tetapi menyeluruh.

“Kita melihat petugas hadir di titik-titik yang selama ini rawan macet. Ini menunjukkan adanya perencanaan yang matang,” katanya.

Herman juga menyoroti pendekatan humanis yang dilakukan petugas di lapangan. Ia menyebut petugas terlihat lebih komunikatif, membantu masyarakat, dan tidak sekadar menjalankan tugas formal.

Menurutnya, sikap tersebut menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana mudik yang lebih nyaman.

Baca Juga:  Lapas Bukittinggi Gelar Upacara HUT ke-54 KORPRI Tahun 2025

“Pendekatan seperti ini penting. Masyarakat merasa lebih tenang karena polisi hadir bukan hanya mengatur, tetapi juga membantu,” ujarnya.

Selain itu, Herman juga menilai koordinasi antar instansi selama pengamanan mudik berjalan lebih baik. Kehadiran TNI, dinas perhubungan, hingga relawan terlihat bersinergi di sejumlah titik pengamanan.

Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Kapolda Sumbar yang dinilai mampu menggerakkan seluruh jajaran secara efektif.

Apresiasi juga datang dari Hendri Ariswandi, Pemimpin Redaksi Alisya News. Ia melihat langsung bagaimana petugas bekerja di lapangan, terutama di jalur padat kendaraan.

Menurutnya, pengamanan mudik tahun ini terlihat lebih serius dan terencana.

Hal serupa juga disampaikan Gusnaidi, Pemimpin Redaksi Minang News. Ia menilai kesiapsiagaan petugas menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus mudik.

Sementara itu, Rusdi Chandra, Pemimpin Redaksi Media Online Gagakhitam86, menilai pengamanan tahun ini terlihat lebih tegas dan terukur.

Selain itu, warga juga merasakan langsung perubahan tersebut. Rudi, warga Padang, mengaku perjalanan mudiknya tahun ini lebih lancar dibandingkan tahun sebelumnya.

“Biasanya macet panjang, sekarang lebih tertib. Polisi juga banyak membantu,” ujarnya.

Warga lainnya, Andi, juga menyampaikan hal serupa. Ia menilai keberadaan petugas memberikan rasa aman selama perjalanan.

Sementara Rahmat, warga Padang lainnya, berharap pengamanan seperti ini dapat terus dipertahankan pada masa mendatang.

Pengamanan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Sumatera Barat tahun ini menjadi catatan positif. Tidak hanya menciptakan kelancaran lalu lintas, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

Apresiasi yang disampaikan Herman Tanjung dan masyarakat menjadi gambaran bahwa pengamanan yang dilakukan bukan sekadar pencitraan, tetapi benar-benar dirasakan langsung di lapangan.

Momentum ini sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran aparat keamanan menjadi kebutuhan penting dalam menjaga keselamatan masyarakat selama arus mudik Lebaran.

Baca Juga:  Pembantaian Adityawarman Guncang Dunia Pers, PPWI: Jangan Ada Impunitas!

 

Catatan Redaksi:

Pengamanan mudik yang baik tidak diukur dari banyaknya seremonial, tetapi dari sejauh mana masyarakat merasakan langsung kehadiran aparat. Apresiasi yang muncul dari berbagai kalangan menjadi indikator bahwa pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan masyarakat.

TIM RMO

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *