ROKAN HULU | Kehangatan malam Ramadan menyelimuti Kabupaten Rokan Hulu ketika masyarakat berkumpul dalam suasana religius untuk memperingati malam Nuzulul Quran. Momentum penuh hikmah ini menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai keimanan bagi masyarakat yang hadir memadati masjid, merasakan kebersamaan dalam lantunan ayat suci Al Quran yang menggema.
Bupati Rokan Hulu Anton hadir bersama jajaran pemerintah daerah untuk mengikuti rangkaian peringatan yang berlangsung khidmat tersebut. Di tengah suasana yang sarat dengan nuansa keagamaan, ia menegaskan bahwa malam Nuzulul Quran bukan sekadar peringatan sejarah turunnya Al Quran, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat karakter generasi muda melalui nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Menurut Anton, Al Quran merupakan sumber cahaya dan pedoman hidup yang harus terus dihidupkan dalam kehidupan masyarakat. Ia menilai generasi muda saat ini menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, sehingga diperlukan fondasi moral yang kuat agar mereka mampu tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berilmu, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Suasana malam itu terasa semakin syahdu ketika lantunan ayat suci Al Quran dibacakan oleh para qari. Jamaah yang hadir tampak larut dalam kekhusyukan, menyimak setiap ayat yang dilantunkan dengan penuh penghayatan. Momen tersebut seolah menjadi pengingat bagi seluruh yang hadir tentang pentingnya menjadikan Al Quran sebagai petunjuk hidup.
Dalam sambutannya, Bupati Anton mengajak masyarakat Rokan Hulu untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan karakter masyarakat yang berlandaskan nilai keimanan.
Ia juga mengingatkan bahwa generasi muda merupakan aset masa depan daerah. Karena itu, pembinaan moral dan spiritual menjadi hal yang sangat penting agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan akhlak mulia.
Peringatan Nuzulul Quran di Rokan Hulu juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang hadir. Dalam kebersamaan tersebut, tercermin semangat persatuan dan kebersamaan yang menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Para tokoh agama yang turut hadir dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan tausiah yang mengingatkan pentingnya membaca, memahami, dan mengamalkan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari. Mereka menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Al Quran mampu menjadi pedoman bagi manusia dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Bupati Anton juga mengajak para orang tua untuk menanamkan kecintaan terhadap Al Quran sejak usia dini kepada anak-anak mereka. Menurutnya, keluarga merupakan tempat pertama dalam membentuk karakter generasi muda, sehingga pendidikan agama memiliki peran penting dalam membangun kepribadian yang kuat.
Di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat, ia menilai generasi muda perlu memiliki pegangan moral yang kokoh. Al Quran, menurutnya, adalah sumber nilai yang mampu menjadi penuntun agar generasi muda tidak kehilangan arah di tengah perubahan zaman.
Melalui peringatan malam Nuzulul Quran tersebut, masyarakat Rokan Hulu diharapkan semakin memperkuat komitmen untuk menjadikan Al Quran sebagai pedoman hidup. Semangat Ramadan yang penuh keberkahan menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan yang akan terus hidup dalam kehidupan masyarakat.
Catatan Redaksi:
Peringatan Nuzulul Quran menjadi pengingat bagi umat Islam tentang pentingnya menjadikan Al Quran sebagai sumber nilai dalam kehidupan. Melalui momentum spiritual ini, diharapkan masyarakat semakin memperkuat keimanan serta menanamkan nilai-nilai Al Quran dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak, berilmu, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.



















