AGAM, MITRA POS | Suasana hangat penuh kebersamaan terasa menyelimuti Aula Majelis Guru SMAN 2 Lubuk Basung pada malam ke-22 Ramadan. Di tempat itulah keluarga besar sekolah bersama Komite Sekolah berkumpul dalam sebuah kegiatan sederhana namun sarat makna, yakni buka puasa bersama yang menjadi momentum mempererat tali silaturahmi di antara para pendidik dan pengurus komite.
Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah tersebut dihadiri langsung oleh Kepala SMAN 2 Lubuk Basung, Zulkifli, S.Pd., jajaran Wakil Kepala Sekolah, majelis guru, serta pengurus Komite Sekolah.
Kehadiran seluruh unsur ini mencerminkan kuatnya kebersamaan dalam membangun dunia pendidikan yang harmonis dan penuh kekeluargaan.Sejak sore hari, suasana aula sudah mulai dipenuhi oleh para guru dan pengurus komite yang saling bersapa dengan wajah penuh kehangatan.
Momen Ramadan menjadi ruang pertemuan yang tidak hanya menghadirkan ibadah, tetapi juga memperkuat komunikasi serta mempererat hubungan antara sekolah dan komite sebagai mitra dalam mendukung kemajuan pendidikan.
Dalam sambutannya, Kepala SMAN 2 Lubuk Basung, Zulkifli, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan buka puasa bersama tersebut. Menurutnya, Ramadan selalu menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan persaudaraan dan menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan sekolah.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan santai atau makan bersama, melainkan menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara pihak sekolah dan Komite Sekolah dalam mendukung proses pendidikan serta pembinaan karakter siswa.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga kekompakan kita semua. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan komite dan seluruh elemen pendidikan sangat menentukan keberhasilan dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak,” ujar Zulkifli di hadapan para guru dan pengurus komite.
Sementara itu, Ketua Komite SMAN 2 Lubuk Basung, Drs. Putra Utama, turut memberikan tausiyah singkat menjelang waktu berbuka puasa. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah serta memperkuat hubungan sesama umat Islam.
Menurutnya, Ramadan tidak hanya menjadi momentum memperbaiki hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga mempererat hubungan antar sesama manusia. Ia menilai suasana kebersamaan seperti yang terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari nilai ukhuwah Islamiyah yang harus terus dijaga.
Putra Utama juga menekankan bahwa lingkungan sekolah yang harmonis akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan peserta didik. Ketika guru, komite, dan seluruh elemen sekolah saling mendukung, maka suasana pendidikan yang sehat dan penuh kepedulian akan tercipta.
Menjelang azan magrib, suasana aula semakin terasa khidmat. Seluruh hadirin tampak bersiap menyambut waktu berbuka puasa. Ketika lantunan azan berkumandang, para guru dan pengurus komite secara bersama-sama menikmati hidangan berbuka yang telah disiapkan.
Kebersamaan yang tercipta dalam momen tersebut memperlihatkan eratnya hubungan antara keluarga besar SMAN 2 Lubuk Basung. Canda, senyum, dan percakapan hangat menjadi gambaran nyata bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun lingkungan pendidikan yang solid.
Kegiatan buka puasa bersama ini kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan agar keluarga besar SMAN 2 Lubuk Basung senantiasa diberi keberkahan, kesehatan, serta kekuatan dalam menjalankan tugas mulia mendidik generasi penerus bangsa.
Bagi keluarga besar SMAN 2 Lubuk Basung, Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meneguhkan kembali semangat kebersamaan. Dari aula sederhana itulah, harapan tentang pendidikan yang lebih kuat, harmonis, dan penuh nilai kebersamaan kembali diteguhkan.
Catatan Redaksi: Kegiatan kebersamaan seperti buka puasa bersama di lingkungan sekolah menjadi salah satu cara efektif memperkuat komunikasi antara tenaga pendidik dan komite. Sinergi yang terjalin diyakini mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kondusif bagi perkembangan karakter dan prestasi siswa.
TIM



















