Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NEWS

Ayam Lado Hijau Koto Gadang Ramaikan World Muslim Scout Jambore 2025 di Cibubur

605
×

Ayam Lado Hijau Koto Gadang Ramaikan World Muslim Scout Jambore 2025 di Cibubur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta Timur | Aroma khas kuliner Minangkabau ikut mewarnai kemeriahan World Muslim Scout Jambore 2025 yang sekaligus menjadi momentum bersejarah 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Sabtu malam (6/9/2025), kawasan Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur tidak hanya dipenuhi aktivitas pramuka dunia, tetapi juga menjadi ajang pertemuan ragam budaya, termasuk cita rasa kuliner Nusantara.

Salah satu yang menyedot perhatian pengunjung adalah stand Binafshi Ma’tam Salero Minang, dengan sajian andalan Ayam Lado Hijau Koto Gadang. Menu khas Sumatera Barat ini dihadirkan lengkap dengan lauk pauk dan nasi hangat, menawarkan sensasi rasa pedas gurih yang menggugah selera.

Example 300x600

Dengan harga paket Rp175 ribu per ekor ayam, pengunjung bisa menikmati menu lengkap mulai dari ayam panggang lado hijau, lalapan segar, hingga porsian nasi putih. Tidak hanya itu, tersedia pula minuman khas Minang yang sudah melegenda: Teh Talua seharga Rp25 ribu dan Es Timun Serut Rp15 ribu yang menyegarkan setelah seharian beraktivitas di perkemahan.

“Kami ingin membawa cita rasa otentik Minangkabau langsung ke tengah suasana jambore dunia ini. Ayam Lado Hijau Koto Gadang adalah warisan kuliner yang bukan hanya nikmat, tapi juga penuh filosofi kebersamaan,” ujar perwakilan Binafshi Ma’tam saat ditemui di lokasi.

Stand Binafshi Ma’tam terlihat ramai didatangi peserta jambore, mulai dari pramuka remaja hingga orang tua yang hadir mendampingi. Suasana keakraban semakin terasa ketika pengunjung duduk lesehan menikmati sajian hangat di malam Cibubur yang sejuk.

Selain menjadi ajang silaturahmi pramuka muslim dunia, World Muslim Scout Jambore 2025 ini juga menjadi ruang promosi potensi ekonomi kreatif nasional. Kehadiran kuliner khas daerah di arena jambore menjadi bukti nyata bahwa Indonesia tidak hanya kaya akan tradisi kepramukaan, tetapi juga kekayaan rasa dan budaya.

Tidak sedikit pengunjung yang memanfaatkan momen tersebut untuk berburu kuliner unik sebagai buah tangan. Produk kemasan dari Binafshi Ma’tam pun ikut dipajang rapi di booth mereka, memudahkan pembeli membawa pulang cita rasa Minang ke kampung halaman masing-masing.

Dengan pencapaian 100 tahun Gontor, jambore internasional ini menegaskan kembali bahwa pertemuan pramuka bukan hanya soal kemandirian dan pendidikan karakter, melainkan juga wadah persaudaraan global. Dan di tengah semangat kebersamaan itu, Ayam Lado Hijau Koto Gadang hadir sebagai jembatan rasa yang mempertemukan budaya, tradisi, dan selera nusantara.

Bagi masyarakat maupun pecinta kuliner Minang yang tidak sempat hadir di Jambore, menu istimewa ini tetap bisa dipesan langsung. Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Delfis di nomor Phone/WhatsApp: 0812-6624-4645.

Wyndoee

Example 300250
Baca Juga:  Komandan Lanudal Manado Hadiri Airport Security Committee Meeting di Bandara Sam Ratulangi
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *