SUMBAR | Komitmen kuat dalam membenahi sistem transportasi kembali ditegaskan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq melalui kegiatan penanganan terminal bayangan dan optimalisasi Terminal Anak Air yang digelar bersama lintas instansi, Selasa, 28 April 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar rapat koordinasi biasa, melainkan langkah konkret yang dirancang untuk menjawab persoalan klasik transportasi yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, khususnya terkait kemacetan dan ketidaktertiban angkutan umum.
Dalam forum tersebut, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menempatkan persoalan terminal bayangan sebagai isu prioritas yang harus segera ditangani secara serius dan berkelanjutan.
Terminal bayangan yang tumbuh tanpa kontrol dinilai telah mengganggu kelancaran arus lalu lintas, bahkan berpotensi besar memicu kecelakaan serta menciptakan ketidakpastian hukum di lapangan.
Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, karena menyangkut keselamatan masyarakat sebagai pengguna jalan.
Dalam suasana diskusi yang dinamis, terlihat sinergi antara kepolisian, Dinas Perhubungan, serta stakeholder lainnya dalam merumuskan langkah strategis yang tepat sasaran.
Optimalisasi Terminal Anak Air menjadi salah satu solusi utama yang didorong oleh Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq agar aktivitas angkutan umum kembali terpusat di terminal resmi.
Menurutnya, keberadaan terminal resmi harus diperkuat, baik dari segi fasilitas, pengawasan, maupun kepatuhan para pengemudi angkutan umum.
Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq juga menekankan pentingnya edukasi kepada para sopir dan pelaku transportasi agar memahami dampak negatif dari penggunaan terminal bayangan.
Pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata represif, tetapi juga humanis, dengan mengedepankan komunikasi dan pembinaan sebagai bagian dari solusi jangka panjang.
Keselamatan lalu lintas menjadi benang merah dalam setiap kebijakan yang diambil, di mana Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq terus menggaungkan pentingnya disiplin di jalan raya.
Forum lalu lintas dan angkutan jalan dimanfaatkan sebagai wadah strategis untuk menyatukan persepsi serta memperkuat koordinasi antar instansi.
Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menilai bahwa tanpa kolaborasi yang kuat, penanganan persoalan transportasi tidak akan berjalan efektif.
Langkah-langkah yang dirumuskan dalam forum ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya dalam jangka pendek tetapi juga berkelanjutan.
Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq memastikan bahwa setiap kebijakan akan terus dievaluasi agar tetap relevan dengan kondisi di lapangan.
Peran aktif masyarakat juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program penertiban ini.
Dengan meningkatnya kesadaran bersama, diharapkan praktik terminal bayangan dapat ditekan secara signifikan.
Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq terus mendorong transformasi sistem transportasi menuju arah yang lebih tertib, modern, dan terintegrasi.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang lalu lintas.
Pada akhirnya, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq berharap terciptanya kondisi lalu lintas yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.
Semangat “Keselamatan untuk Kemanusiaan” pun terus menjadi landasan utama dalam setiap langkah pengabdian yang dilakukan.
Catatan Redaksi:
Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.
TIM RMO



















