Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NEWS

Seorang Pelajar SMA Negeri 1 Talamau Meninggal Tersengat Listrik di Area Sawah

1855
×

Seorang Pelajar SMA Negeri 1 Talamau Meninggal Tersengat Listrik di Area Sawah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Talamau, 26 Juli 2025 | Seorang pelajar SMA Negeri 1 Talamau berinisial FZ meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat jam sekolah, sabtu sore(26/7). Peristiwa tragis ini terjadi di area sawah yang berada di kebun jagung milik salah seorang petani lokasi di depan sekolah ,taluak ambun ,jorong kemakmuran,nagari sinuruik,kec .Talamau Kabupaten Pasaman Barat.

Menurut keterangan saksi, korban bersama seorang temannya pergi ke lokasi tersebut untuk melihat seekor binatang yang diduga terjebak di sana. Tanpa mengetahui adanya kabel listrik aktif yang dipasang sebagai jebakan, korban terpeleset dan menimpa kabel tersebut. Seketika, tubuh FZ terkulai tak berdaya setelah terkena sengatan listrik.

Example 300x600

Teman korban yang turut berada di lokasi juga tersengat aliran listrik,saat mencoba membantu korban, dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Jenazah korban sempat dibawa ke Puskesmas Talu untuk dilakukan visum, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Taluak Ambun, Jorong Kemakmuran. Sementara korban yang selamat kini telah dirujuk ke RSUD Pasaman Barat guna penanganan lebih lanjut.

Pihak Kepolisian dari Polsek Talamau langsung turun ke lokasi kejadian begitu menerima laporan. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa kawat, colokan listrik, serta plang peringatan yang dipasang oleh petani sebagai alat setrum di area pertaniannya.

Kapolsek Talamau menyatakan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, dan pihaknya akan menelusuri unsur kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa korban.

“Kami imbau masyarakat agar tidak memasang aliran listrik di tempat umum atau lahan terbuka tanpa pengamanan dan izin yang jelas. Hal ini sangat berbahaya bagi orang lain, apalagi anak-anak,” tegas pihak kepolisian.

Baca Juga:  Tommy Irawan Sandra Siap Nahkodai KONI Sumbar: Bukti Nyata, Bukan Janji

Tim

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *