Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NEWS

Muhibuddin Gelar Silaturahmi Bersama Wartawan dan Pegiat Antikorupsi, Tegaskan Komitmen Transparansi Kejati Sumbar

84
×

Muhibuddin Gelar Silaturahmi Bersama Wartawan dan Pegiat Antikorupsi, Tegaskan Komitmen Transparansi Kejati Sumbar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUMBAR | Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Muhibuddin, menggelar silaturahmi bersama wartawan dan pegiat antikorupsi di Aula Kejati Sumbar, Jumat (13/2/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka antara institusi kejaksaan dan elemen masyarakat yang selama ini aktif mengawal isu-isu penegakan hukum.

Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog. Tidak sekadar pertemuan seremonial, agenda ini diisi dengan diskusi terbuka mengenai transparansi penanganan perkara, peran media dalam membangun persepsi publik, serta pentingnya sinergi dalam upaya pemberantasan korupsi dan penyelamatan keuangan negara.

Example 300x600

Dalam forum tersebut, Muhibuddin menegaskan bahwa hubungan antara kejaksaan dan media harus dibangun di atas prinsip saling menghormati dan profesionalisme. Ia menyadari bahwa media memiliki peran penting sebagai jembatan informasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat luas.

“Kami memandang wartawan dan pegiat antikorupsi sebagai mitra strategis. Komunikasi yang baik akan mencegah kesalahpahaman serta memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum,” ujar Muhibuddin di hadapan peserta yang hadir.

Sejumlah peserta menyampaikan harapan agar pertemuan serupa dapat dilakukan secara berkala sebagai ruang diskusi dan klarifikasi terhadap isu-isu yang berkembang. Mereka menilai keterbukaan informasi yang proporsional sangat dibutuhkan agar masyarakat memahami dasar hukum di balik setiap kebijakan atau keputusan yang diambil.

Menanggapi hal tersebut, Muhibuddin menyatakan kesiapannya untuk membuka ruang dialog rutin selama tidak mengganggu proses hukum yang sedang berjalan. Ia menegaskan bahwa setiap perkara ditangani berdasarkan mekanisme dan alat bukti yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan.

Ia juga menekankan pentingnya penjelasan yang komprehensif kepada publik, terutama terkait perkara yang dihentikan karena tidak terpenuhinya minimal dua alat bukti sebagaimana diatur dalam KUHAP. Menurutnya, transparansi seperti itu penting agar tidak muncul asumsi liar yang dapat merugikan institusi maupun individu yang terlibat.

Baca Juga:  Ketua MPR Sekaligus Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani Angkat Bicara: "Kami Harap Menteri Ikuti Arahan Presiden"

Silaturahmi tersebut turut dihadiri jajaran asisten dan pejabat struktural Kejati Sumbar serta para Kepala Kejaksaan Negeri se-Sumatera Barat. Kehadiran pimpinan Kejari menunjukkan komitmen bersama dalam membangun pola komunikasi publik yang lebih efektif dan terukur di seluruh wilayah hukum Sumbar.

Sebagai pimpinan baru di Kejati Sumbar, Muhibuddin membawa visi penguatan integritas dan profesionalisme aparatur. Ia ingin memastikan bahwa setiap langkah penegakan hukum berjalan selaras dengan prinsip akuntabilitas dan keterbukaan.

Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan dukungan masyarakat, kontrol sosial dari media, serta pengawasan aktif dari pegiat antikorupsi agar proses hukum berjalan transparan dan berkeadilan.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan integritas. Sinergi dengan wartawan dan pegiat antikorupsi adalah bagian dari upaya membangun sistem penegakan hukum yang dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Melalui silaturahmi ini, Muhibuddin berharap tercipta hubungan yang semakin solid antara Kejati Sumbar, jajaran Kejari, wartawan, dan pegiat antikorupsi. Dialog terbuka yang dibangun menjadi fondasi penting dalam menjaga marwah institusi sekaligus memastikan hukum ditegakkan secara adil dan transparan.

Wyndoee

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *