Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NEWS

Demo besar di Pati hari ini, Pelajaran bagi Kepala Daerah agar tidak lagi asal bicara dan asal membuat Kebijakan

923
×

Demo besar di Pati hari ini, Pelajaran bagi Kepala Daerah agar tidak lagi asal bicara dan asal membuat Kebijakan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Mitrapos.id, Jawa Tengah, 13 Agustus 2025 | Suhu politik di Pati memuncak setelah kebijakan Bupati Sudewo memicu gelombang penolakan. Meski keputusan yang menuai polemik itu sudah dicabut, arus massa yang berencana turun ke jalan pada Rabu (13/8/2025) tetap tak terbendung.

Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Pati Bersatu siap melakukan aksinya, mereka punya satu misi, melengserkan Bupati Pati Sudewo.

Example 300x600

Isu ini berubah, usai Bupati Sudewo menyatakan pembatalan kenaikan PBB sebesar 250 Persen, yang semula menjadi isu besar dalam unjuk rasa itu.

“Tuntutannya Bapak Bupati Pati Sudewo harus mengundurkan diri secara ksatria atau dilengserkan secara paksa oleh masyarakat Kabupaten Pati,” ujar Supriyono penggagas aksi demo 13 Agustus.

Supriyono mengaku bahwa persiapan untuk unjuk rasa besar-besaran sebagai balasan atas tantangan Bupati Sudewo juga sudah selesai dan tinggal eksekusi saja.

Dia memaparkan jumlah peserta unjuk rasa yang sudah terkonfirmasi sebanyak 50 ribu lebih. Massa siap datang memenuhi kawasan Alun-alun Pati. Dia mengklaim bahwa jumlah massa tersebut melebihi tantangan Bupati Pati, Sudewo.

Nimerodi Gulo, kuasa hukum Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menyebut, ini bisa dijadikan pelajaran bagi Bupati Sudewo, agar tak berperilaku arogan, dan lebih mengutamakan kepentingan rakyat.

“Kami minta agar kebijakan-kebijakan semacam ini (kontroversial) dikaji ulang. Aksi 13 Agustus 2025 adalah respons atas pernyataan terbuka Bupati Pati yang dianggap menganggap dirinya sebagai raja,” ujarnya.

Aroma perlawanan juga terlihat semakin pekat di Pati. Spanduk berisi desakan mundur untuk Bupati Sudewo mulai menghiasi sudut-sudut kota, salah satunya terbentang di depan kantor bupati.

Bahkan di lokasi posko donasi yang didirikan di sisi barat Kantor Bupati Pati atau di kawasan Alun-alun Kota Pati, sudah dipenuhi tumpukan ribuan dos air mineral.

Baca Juga:  Tiket Mudik ke Padang Mahal, Warga Pilih Terbang Lewat Malaysia

Tak hanya air mineral, juga tampak bertundun tundun buah pisang sumbangan dari warga. Barang–barang donasi itu dijajar rapi menutup pagar tembok Kantor Bupati Pati.

Di posko tersebut juga terpasang spanduk yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto. Spanduk berukuran besar itu dipasang di bawah videotron. Sejumlah tulisan tuntutan massa, di antaranya ‘Pak Presiden Prabowo Pecat Bupati Sudewo atau Jateng Boikot Partai Gerindra’, Pantang Pulang Sebelum Sudewo Tumbang’.

Sejumlah baliho sebagai bentuk kekecewaan warga Pati agar Bupati Pati Sudewo lengser dari jabatannya, juga menghiasi titik-titik strategis di Kota Pati.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *