Jakarta, 15 Maret 2025 | Tragedi pemukulan yang dilakukan oleh seorang pemuda arogan pengendara motor di jalan pasar jangkrik Pisangan baru Jakarta Timur.
Kejadian pemukulan ini berawal dari kesalahpahaman antar pengendara motor (pelaku) dengan pengendara mobil yaitu “A” (korban) dilokasi kejadian peristiwa.
Pada saat itu pengendara mobil “A” tiba-tiba kaget dicegat oleh seorang pengendara motor dengan nopol B 3968 BRU. Pengendara motor tersebut langsung marah-marah kepada “A”
Pelaku menegur korban dengan nada tinggi “bisa bawa mobil ga lu” ujarnya. “Mobil elu senggol motor gua” sambung nya.
Kemudian korban dengan bingung membuka kaca mobilnya sembari bertanya kepada pelaku “Lah ane nyenggol dimane bang, emang Abang jatoh” ujar korban bertanya kepada pelaku.
Kemudian pelaku emosi dan langsung memukul korban sambil berkata gua akamsi (anak kampung sini red).
Merasa tidak terima dipukul oleh pelaku, korban langsung turun dari mobilnya dan terjadilah perkelahian. Warga setempat yang menyaksikan peristiwa tersebut membantu untuk memisahkan mereka. Akan tetapi korban merasa dipegangi oleh warga sehingga pelaku lebih leluasa memukuli korban hingga berdarah-darah.
Kejadian tersebut menimbulkan macet panjang dan warga lainnya berdatangan memisahkan keduanya. Korban yang merasa situasi dilingkungan tersebut tidak kondusif segera mendatangi Polsek Matraman Jakarta Timur untuk melaporkan kejadian tersebut agar dapat diproses secara hukum.
Hingga laporan tersebut dibuat, pelaku yang belum diketahui identitasnya menghilang entah kemana. Semoga pihak kepolisian Polsek Matraman segera menindaklanjuti kasus ini.



















