Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NEWS

Pembekalan Kukerta XXVIII Digelar, STIT Syekh Burhanuddin Pariaman Tegaskan Mahasiswa Harus Jadi Problem Solver di Tengah Masyarakat

147
×

Pembekalan Kukerta XXVIII Digelar, STIT Syekh Burhanuddin Pariaman Tegaskan Mahasiswa Harus Jadi Problem Solver di Tengah Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PARIAMAN | STIT Syekh Burhanuddin Pariaman kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak mahasiswa berdaya saing dan berjiwa pengabdian melalui pembekalan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Angkatan ke-28 Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis sebelum mahasiswa terjun langsung ke tengah masyarakat.

Pembekalan tersebut diikuti seluruh peserta Kukerta dan menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah daerah, kepolisian, tokoh nagari, hingga pemuka agama. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan bahwa Kukerta bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi misi sosial yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Ketua STIT Syekh Burhanuddin Pariaman menegaskan bahwa Kukerta merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Ia menekankan mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan yang membawa solusi, bukan sekadar pelengkap kegiatan di nagari.

Menurutnya, mahasiswa harus menjadi duta kampus yang membawa nilai keilmuan, keislaman, dan akhlakul karimah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater dengan menunjukkan integritas, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sosial.

Dukungan juga datang dari unsur pemerintah nagari. Wali Nagari Aur Maling Selatan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan kampus menempatkan mahasiswa Kukerta di wilayahnya. Ia menilai kehadiran mahasiswa menjadi energi baru bagi masyarakat, terutama dalam menghadirkan inovasi berbasis kebutuhan riil warga.

Ia juga berpesan agar mahasiswa mampu berbaur dengan masyarakat serta memahami adat dan budaya setempat. Menurutnya, keberhasilan program Kukerta sangat ditentukan oleh kemampuan mahasiswa membangun komunikasi dan koordinasi dengan perangkat nagari.

Sementara itu, Kepala KUA Kemenag Aur Malintang menyoroti pentingnya dimensi spiritual dalam pengabdian. Ia mengajak mahasiswa menjadikan Kukerta sebagai ladang amal, di mana setiap aktivitas diniatkan sebagai ibadah yang membawa keberkahan.

Baca Juga:  KAI Divre II Sumbar Salurkan Bantuan Rp92,8 Juta untuk Warga Nanggalo dan Batu Busuk

Ia juga mendorong mahasiswa aktif dalam kegiatan keagamaan seperti pembinaan masjid dan lembaga pendidikan Al-Qur’an. Peran tersebut dinilai sebagai kontribusi konkret dalam memperkuat pembinaan umat di tingkat nagari.

Dari sisi pembangunan, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Kabupaten Padang Pariaman menekankan pentingnya sinkronisasi program mahasiswa dengan agenda pembangunan nagari. Sinergi ini dinilai penting agar kegiatan Kukerta berdampak berkelanjutan.

Sementara itu, materi dari kepolisian menyoroti aspek keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Kukerta. Mahasiswa diingatkan untuk menjaga etika bermedia sosial, meningkatkan kewaspadaan, serta aktif berkoordinasi jika menghadapi persoalan di lapangan.

Kegiatan pembekalan berlangsung dinamis dan interaktif. Antusiasme mahasiswa terlihat dari berbagai pertanyaan dan diskusi konstruktif, mencerminkan kesiapan mereka menghadapi tantangan pengabdian di tengah masyarakat.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh nagari, dan pemuka agama, mahasiswa Kukerta Angkatan XXVIII STIT Syekh Burhanuddin Pariaman diharapkan mampu menjalankan pengabdian secara profesional dan berdampak nyata, sekaligus memperkuat peran kampus sebagai pusat lahirnya generasi pengabdi bangsa.

Catatan Redaksi: Pembekalan Kukerta menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi dalam memastikan mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara sosial dan spiritual sebelum terjun ke masyarakat.

TIM RMO

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *