Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NEWS

Warga Agam Gempar, Danau Maninjau Telan Korban Nelayan Pencari Ikan

634
×

Warga Agam Gempar, Danau Maninjau Telan Korban Nelayan Pencari Ikan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Agam, Jumat 12 September 2025 | Mitra Pos – Suasana tenang Danau Maninjau, Kabupaten Agam, mendadak geger setelah seorang nelayan dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas menembak ikan. Korban diketahui bernama Dodi Prinando (40), warga setempat, yang pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WIB (12/9) melakukan penyelaman bersama rekannya, Awaludin (49). Namun, hingga beberapa saat kemudian, korban tak kunjung muncul ke permukaan.

Awaludin yang cemas kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Polsek Tanjung Raya segera meneruskan laporan ke Kantor SAR Padang, sehingga operasi pencarian langsung digelar.

Example 300x600

Tim SAR Bergerak ke Lokasi

Kepala Kantor SAR Padang melalui keterangan resminya menyampaikan, tim berjumlah lima personel diberangkatkan pada pukul 10.15 WIB menuju lokasi kejadian. Estimasi perjalanan menuju Danau Maninjau memakan waktu sekitar tiga jam.

Dalam operasi ini, sejumlah peralatan canggih juga diterjunkan, antara lain:

  • Rescue car
  • Perahu karet bermesin
  • Peralatan medis darurat
  • Perangkat komunikasi
  • Alat pendeteksi bawah air aqua eye dan drone thermal

“Upaya pencarian dilakukan secara maksimal dengan dukungan peralatan yang memadai. Namun kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri,” ungkap petugas Basarnas.

Hambatan di Lapangan

Tim SAR mengakui, proses pencarian korban tidak mudah. Banyaknya tumbuhan rambat di dasar danau menjadi faktor penghambat utama, ditambah kondisi cuaca yang berawan dengan kecepatan angin mencapai 9 knot. Situasi ini membuat penyelaman dan deteksi bawah air berjalan cukup sulit.

Meski demikian, upaya pencarian tetap dilakukan secara intensif, mengingat keluarga korban masih menanti kabar kepastian. Warga sekitar juga terlihat berkumpul di tepi danau, menyaksikan langsung proses penyisiran.

Pesan Basarnas untuk Nelayan

Basarnas mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan penyelam tradisional di sekitar Danau Maninjau, untuk lebih berhati-hati ketika beraktivitas di perairan. Faktor alam dan kondisi danau yang luas bisa menjadi ancaman serius jika keselamatan tidak diprioritaskan.

Baca Juga:  Kodim 0312/Padang Menundukkan Kepala, Melepas Mayor Kav Sukri Menuju Tugas yang Lebih Mulia

“Kami mengingatkan agar nelayan maupun warga yang beraktivitas di perairan selalu memperhatikan aspek keselamatan. Gunakan peralatan pendukung, jangan bekerja sendirian, dan utamakan prosedur keamanan,” tegas pihak Basarnas.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat betapa aktivitas menembak ikan atau menyelam tradisional di Danau Maninjau memiliki risiko tinggi. Saat ini, operasi SAR masih terus berlangsung untuk menemukan keberadaan korban.

Apkarie

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *