Mitrapos.id, Jakarta, 3 Juni 2025 | Pernyataan menohok disampaikan anggota Komisi II DPR RI Mohammad Toha “”Pejabat negara harus bekerja untuk rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu”. Senin (02/06/2025.
“Jangan sampai jadi beban bagi pemerintahan dan rakyat,” ujarnya.
Pernyataan itu dilontarkan Toha sebagai bentuk dukungan dalam upaya Presiden Prabowo Subianto dalam membersihkan jajaran pemerintahan dari pejabat yang tidak kompeten.
Pejabat yang tidak kompeten dan kerap melanggar undang-undang harus disingkirkan agar tidak membebani rakyat. Kalau tidak bisa bekerja atau malah melanggar undang-undang, menurut dia, lebih baik mereka mundur sebelum diberhentikan.
Menurut Toha, seluruh pejabat harus bekerja dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan tunduk pada dasar negara, yakni Pancasila.
Toha selaku anggota parlemen memastikan akan mendukung program “bersih-bersih pejabat” Prabowo dengan cara mengawasi setiap kinerja pejabat agar bekerja lebih maksimal.
“Fraksi PKB mendukung penuh kebijakan Presiden untuk merombak jajaran pejabat yang tidak sejalan dengan visi dan misi Presiden Prabowo. Kita harus fokus membangun bangsa, bukan sibuk dengan kepentingan pribadi atau kelompok,” jelas Toha.
Mereka yang tidak setia pada negara akan disingkirkan tanpa ragu-ragu, tanpa bandang bulu, tanpa melihat asal keluarga, partai, dan asal suku. Mereka akan dibersihkan dari Kabinet Merah Putih.



















