Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NEWS

Mak Rajo Adil Yoezi Febri Apresiasi Sinergi Penanganan Bencana di Nagari Sinuruik

1066
×

Mak Rajo Adil Yoezi Febri Apresiasi Sinergi Penanganan Bencana di Nagari Sinuruik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SINURUIK, PASAMAN BARAT | Kabut tipis masih menggantung di dataran tinggi Talamau ketika derap langkah tim gabungan terus terdengar di jalur pencarian. Di tengah suasana penuh keprihatinan itu, sosok niniak mamak yang disegani, Mak Rajo Adil Yoezi Febri, menyampaikan apresiasi mendalam atas kekompakan seluruh unsur dalam penanganan bencana di Nagari Sinuruik, Pasaman Barat. Minggu, 7 Desember 2025.

Sejak hari pertama bencana melanda, Mak Rajo Adil terlihat aktif berada di tengah masyarakat, mendatangi posko, menguatkan keluarga korban, hingga memastikan setiap kebutuhan dasar warga tidak terabaikan. Baginya, keberadaan seorang pemangku adat adalah memastikan rasa kebersamaan tetap hidup dalam situasi paling sulit sekalipun.

Example 300x600

Kepada awak media, ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas solidaritas yang terbangun di lapangan. Di mata Mak Rajo Adil, sinergi antara unsur adat, agama, pemerintah, dan relawan merupakan fondasi utama yang menjaga keteguhan Nagari Sinuruik.

Penanganan bencana di wilayah itu memang berjalan cepat dan terorganisir. Tokoh adat, alim ulama, cadiak pandai, aparat nagari, TNI, Polri, BNPB, Satpol PP, Damkar, relawan Pasaman Barat, jurnalis, pemuda, dan warga bergerak sebagai satu kesatuan. Tanpa menunggu perintah, mereka menyisir lereng, membantu evakuasi, dan mengatur suplai logistik.

Dalam situasi serba mendesak tersebut, Mak Rajo Adil menilai semangat kebersamaan jauh melampaui batas formalitas. “Kita bahu-membahu tanpa pamrih. Inilah kekuatan nagari kita,” ucapnya dengan nada haru. Ia menambahkan bahwa kebersamaan semacam ini adalah warisan leluhur yang tidak boleh hilang.

Meski demikian, suasana duka masih menyelimuti Nagari Sinuruik. Beberapa warga belum ditemukan, sementara tim gabungan masih menembus medan berat, menyisir lembah dan alur sungai. Dalam setiap penyampaiannya, Mak Rajo Adil tak lupa mendoakan para korban agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga:  Kejati Sumbar Soroti Hak Tenaga Kerja sebagai Pilar Kesejahteraan Nasional

Ia juga mengimbau warga agar tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem di penghujung tahun. Hujan lebat yang turun hampir setiap hari menjadikan tebing dan aliran air di perbukitan semakin tidak stabil. Mak Rajo Adil menegaskan bahwa kewaspadaan adalah langkah paling penting setelah musibah pertama berlalu.

Tidak hanya memberikan dorongan moral, ia juga mengusahakan dukungan dari pemerintah pusat. Mak Rajo Adil menyampaikan bahwa permohonan bantuan yang ia sampaikan telah disambut positif, dan pemerintah pusat dijadwalkan akan turun langsung meninjau kondisi lapangan.

Bagi masyarakat Sinuruik, informasi tersebut menjadi harapan baru. Masuknya dukungan dari pusat berarti percepatan pemulihan infrastruktur, bantuan logistik yang lebih memadai, dan langkah rehabilitasi yang lebih terarah. Warga berharap agar penanganan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat dan menyeluruh.

Di posko-posko darurat, suasana kebersamaan semakin terasa. Warga berbagi makanan, relawan saling bertukar informasi, dan para jurnalis membantu memastikan kabar lapangan tersampaikan ke publik. Semua elemen hidup dalam satu ikatan: bagaimana Nagari Sinuruik bisa bangkit bersama.

Mak Rajo Adil juga beberapa kali terlihat menyambangi keluarga korban yang masih menunggu kabar. Ia duduk bersama mereka, mendengarkan keluh kesah, dan memberikan penguatan. Tindakan kecil itu memberi makna besar bagi mereka yang tengah berduka.

Dalam keadaan serba sulit, doa bersama terus dipanjatkan di surau dan posko darurat. Masyarakat memohon agar cuaca kembali bersahabat dan proses pencarian berjalan lancar. Ketabahan warga terlihat dari setiap aktivitas kecil yang tetap dijalankan meski dalam kondisi terbatas.

Mak Rajo Adil kemudian menegaskan kembali pentingnya kepedulian antarsesama. Ia percaya bahwa nagari akan lebih cepat bangkit jika semua pihak terus menjaga semangat gotong royong tanpa jeda. Menurutnya, musibah adalah pengingat bahwa manusia saling membutuhkan.

Baca Juga:  Senyum Mama-Mama Papua Saat Bripda. Rafly Personel Ops Damai Cartenz-2025 Ulurkan Payung

Di akhir penyampaiannya, ia mengajak seluruh dunsanak di mana pun berada untuk terus memberikan dukungan dan bantuan. “Dalam keadaan musibah ini, uluran tangan apa pun bentuknya sangat berarti. Semoga kebersamaan ini menjadi jalan bagi nagari kita untuk bangkit,” tutupnya dengan penuh keteguhan.

TIM

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *