SUMBAR | Penyegaran kepemimpinan kembali mewarnai tubuh Kepolisian Daerah Sumatera Barat. Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. memimpin langsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan delapan Kapolres jajaran di Ruang Jenderal Soekanto, Mapolda Sumbar, Selasa (28/7/2026). Momentum tersebut menjadi langkah strategis memperkuat organisasi sekaligus menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
Mutasi yang merupakan tindak lanjut Surat Keputusan Kapolri itu menjadi bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penguatan organisasi Polri. Para pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan mampu menjawab tantangan tugas, memperkuat penegakan hukum, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah masing-masing.
Delapan Kapolres Baru Jajaran Polda Sumbar
1. AKBP Ricky Ricardo
Dari : Kapolres Payakumbuh.
Menjadi : Kapolres Pesisir Selatan.
2. AKBP Irwan Andeta
Dari : Korlantas Polri.
Menjadi : Kapolres Payakumbuh.
3. AKBP Masnoni
Dari : Divisi Humas Polri.
Menjadi : Kapolres Agam.
4. AKBP Adirawa Permana Anggawistara
Dari : Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Sumbar.
Menjadi : Kapolres Pasaman.
5. AKBP Andreanaldo Ademi
Dari : Kapolres Pariaman.
Menjadi : Kapolres Solok Selatan.
6. AKBP Agung Pranajaya
Dari : Kapolres Solok.
Menjadi : Kapolres Pariaman.
7. AKBP Rini Anggraini
Dari : Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.
Menjadi : Kapolres Solok.
8. AKBP Marwan Fajrin
Dari : Kanit 5 Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.
Menjadi : Kapolres Tanah Datar.
Sementara itu, para pejabat yang digantikan juga memperoleh promosi dan penugasan strategis. AKBP Derry Indra dipercaya sebagai Wadirpamobvit Polda Sumbar, AKBP M. Agus Hidayat menjabat Wadirsamapta Polda Riau, AKBP M. Faisal Perdana dipercaya sebagai Wakapolrestabes Semarang, AKBP Muari bertugas di Korbrimob Polri, sedangkan AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto mengemban amanah di Bareskrim Polri.
Kapolda Sumbar menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk melahirkan semangat baru, meningkatkan profesionalisme, memperkuat soliditas internal, serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Kepemimpinan baru di delapan Polres diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga Sumatera Barat tetap aman, damai, dan kondusif.
Pergantian jabatan di lingkungan Polri merupakan mekanisme pembinaan organisasi yang bertujuan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Katim RMO Group | Wyndoee



















