Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NEWS

Doa, Air Mata dan Kepedulian: H. Sukri Kenang Alm. Sarel Panji Kusuma Bersama Kasrem 032/Wbr dan Keluarga Besar TNI

27
×

Doa, Air Mata dan Kepedulian: H. Sukri Kenang Alm. Sarel Panji Kusuma Bersama Kasrem 032/Wbr dan Keluarga Besar TNI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PADANG | Di tengah suasana duka kehilangan putra tercinta, keluarga besar H. Sukri bersama istri memilih menguatkan silaturahmi, doa, dan kepedulian kepada sesama. Rumah Duka Asrama TNI AD Tarandam, Blok Mes Kodim 0312/Padang, Rabu malam (16/9/2026), menjadi tempat berkumpulnya keluarga, sahabat, rekan kerja, tetangga, serta berbagai kalangan untuk mengenang tujuh hari wafatnya almarhum Sarel Panji Kusuma bin Sukri.Acara yang berlangsung pukul 19.30 WIB selepas salat Isya tersebut tidak hanya menjadi momentum mendoakan almarhum, tetapi juga menghadirkan kehangatan kebersamaan di tengah keluarga yang sedang berduka. Kasrem 032/Wbr turut hadir bersama perwakilan Kodim 0312/Padang, sementara para jurnalis, rekan, tetangga, dan rekan kerja ikut memberikan dukungan kepada keluarga H. Sukri.

 

Example 300x600

 

Di antara doa dan suasana haru, kepedulian kepada anak yatim turut menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. H. Sukri menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dari pondok pesantren yang hadir dalam acara. Tindakan ini menjadi bentuk perhatian sosial yang dilakukan di tengah suasana mengenang kepergian almarhum Sarel Panji Kusuma.
Kehadiran anak-anak yatim memberikan dimensi kemanusiaan tersendiri dalam ta’ziahan. Ketika sebuah keluarga tengah merasakan kehilangan, berbagi kepada sesama menjadi pengingat bahwa kepedulian dan kasih sayang tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan. Santunan yang diberikan H. Sukri menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang mempertemukan nilai keagamaan, silaturahmi, dan perhatian sosial.

Rangkaian acara kemudian diisi dengan pembacaan doa, zikir, serta tausiah keagamaan yang disampaikan Ustadz Hafiz Ass’ad, M.Hum. Dalam suasana penuh khidmat, jamaah diajak memahami makna kehidupan dan kematian, sekaligus memperkuat kesadaran bahwa setiap manusia akan kembali kepada Allah SWT. Tausiah tersebut menjadi bagian dari penguatan rohani bagi keluarga dan seluruh hadirin.

Baca Juga:  Tinjau Rest Area KM 456, Kapolri Instruksikan Jajaran Maksimal Beri Pelayanan dan Atur Lalin Arus Balik JATENG - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau rest area KM 456 Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah dalam rangka persiapan arus balik libur lebaran 2025, Sabtu (5/4/2025). Dalam tinjauan ini, Sigit mengaku cukup puas dengan fasilitas yang ada di rest area. Menurutnya, rest area ini nenjadi salah satu rest area favorit masyarakat yang mudik maupun balik, serta ke tujuan kota-kota yang ada di Jawa Tengah. "Tentunya kita melihat pelayanan yang ada di rest area cukup lengkap fasilitasnya mulai dari parkir, tempat istirahat dimana di dalamnya ada fasilitas-fasilitas yang melengkapi antara lain ada kursi pijat, tempat tidur, pemeriksaan kesehatan juga ada, kemudian tenant-tenant melayani masyarakat yang memerlukan makan, minum dan toilet juga ada," kata Sigit. Selain mengecek kesiapan rest area, mantan Kabareskrim Polri ini juga mengecek pengelolaan rekayasa lalu lintas khususnya di perjalanan arus mudik dan persiapan arus balik. Ia pun mendapatkan laporkan pada periode arus mudik sudah 2 kali dilaksanakan one way lokal. Sedangkan pada arus balik saat ini dilaksanakan satu kali one way lokal. Untuk data sementara, saat ini tercatat kurang lebih 40 persen masyarakat sudah melaksanakan kegiatan arus balik dengan proyeksi 2,1 atau 2,2 juta masyarakat yang melaksanakan mudik. "Ada peningkatan di arus mudik kemarin yang tentunya harus diantisipasi karena arus balik ini waktunya lebih pendek dibanding arus mudik," ujarnya. Ia pun menginstruksikan jajarannya untuk selalu siaga di lapangan mengatur lalu lintas dengan baik, serta memberikan pelayanan baik di jalur tol maupun arteri. "Saya minta jajaran untuk betul-betul stand by ada di lapangan mengatur dengan baik dan memberikan pelayanan baik di jalur tol maupun di arteri karena memang ini membutuhkan rekayasa yang tentunya terus dinamis," ujarnya. Sigit pun menyampaikan pihaknya berencana akan melaksanakan rekayasa lalu lintas one way nasional pada Minggu besok, 6 April 2025 yang diprediksi menjadi puncak arus balik. "Besok kita rencananya akan melaksanakan one way nasional sambil mengikuti traffic counting sebagai acuan kita melaksanakan kebijakan one way lokal maupun nasional," ucapnya. Dalam kesempatan ini, Sigit pun menyampaikan pesan ke masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk tetap berhati-hati. Hal ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Polri, kata Sigit, akan berusaha memberikan pelayanan maksimal agar masyarakat nyaman saat arus balik dan kepadatan bisa terurai dengan rekayasa lalu lintas yang dilakukan. "Apalagi masyarakat yang balik sudah melaksanakan aktivitas mudik, ketemu keluarga besar dan rencana kembali kita pesan pada saat mengalami kecapean kita sarankan istirahat di rest area terdekat dan jangan dipaksakan. Kita tetap akan menyiapkan berbagai pelayanan dan rekayasa baik di arteri dan tol sehingga harapan kita puncak arus balik bisa terurai," katanya.

Dalam ceramahnya, Ustadz Hafiz Ass’ad, M.Hum, mengangkat pesan tentang kesabaran menghadapi kehilangan, keikhlasan menerima ketetapan Allah, serta pentingnya memperbanyak amal kebaikan. Duka atas kepergian orang tercinta bukanlah pengalaman yang mudah, sehingga dukungan keluarga, doa, dan kebersamaan menjadi hal yang bermakna bagi mereka yang ditinggalkan.

Pesan keagamaan tersebut juga berkaitan dengan pentingnya menjaga hubungan sosial dan memberikan perhatian kepada anak yatim. Dalam ajaran Islam, kepedulian kepada mereka yang membutuhkan merupakan bagian dari akhlak mulia. Karena itu, kehadiran anak yatim dan penyerahan santunan dalam kegiatan tersebut menjadi pengingat tentang pentingnya berbagi, bahkan ketika seseorang sedang menghadapi kesedihan.

Kehadiran Kasrem 032/Wbr, perwakilan Kodim 0312/Padang, serta para rekan dan lingkungan sekitar memperlihatkan dukungan kebersamaan bagi keluarga H. Sukri. Para jurnalis, tetangga, dan rekan kerja turut hadir mengikuti doa bersama. Dalam suasana duka, kehadiran mereka bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan menjadi bentuk penghormatan dan perhatian terhadap keluarga almarhum.

Bagi H. Sukri dan keluarga, mengenang tujuh hari kepergian Sarel Panji Kusuma menjadi momentum untuk kembali memanjatkan doa dan memohon rahmat Allah SWT bagi almarhum. Rangkaian ta’ziahan juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, menerima dukungan moral, serta menghadirkan kepedulian kepada anak yatim sebagai bagian dari nilai kemanusiaan yang dijunjung bersama.

Acara ditutup dengan doa untuk almarhum Sarel Panji Kusuma bin Sukri dan keluarga yang ditinggalkan. Para hadirin berharap agar almarhum memperoleh ampunan dan rahmat Allah SWT, sementara keluarga besar H. Sukri diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan. Dari Rumah Duka Asrama TNI AD Tarandam, doa, silaturahmi, dan santunan anak yatim menjadi rangkaian kepedulian yang menghidupkan nilai kemanusiaan di tengah suasana kehilangan.

Baca Juga:  Danlanudal Sabang Ikuti Donor Darah Hari Amal Bakti Kementerian Agama Ke-79 Tahun 2024

Katim RMO Group | Wyndoee

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *