Pasaman Barat | Pengurus Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (FSP KEP) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Pasaman Barat melakukan audiensi dan silaturahmi ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pasaman Barat, Senin (29/9/2025). Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Kunjungan ini tidak sekadar pertemuan biasa, melainkan momentum penting bagi DPC FSP KEP SPSI Pasaman Barat untuk memperkenalkan keberadaan dan kepengurusan resminya di daerah. Sekretariat organisasi ini beralamat di Jalan Kamsud No. 157 Pasaman Baru Indah, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman.
Menurut Ketua DPC FSP KEP SPSI Pasaman Barat, Jupriadi, SH, audiensi ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan perlindungan, pengawasan, serta kesejahteraan tenaga kerja, khususnya yang bergerak di sektor kimia, energi, dan pertambangan.
“Kehadiran kami di Pasaman Barat adalah untuk memastikan pekerja mendapat perlindungan hak-haknya, kepastian hukum, serta kesejahteraan yang layak. Serikat pekerja harus hadir bukan untuk menjadi oposisi, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah dan perusahaan dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan,” ujar Jupriadi yang hadir bersama Sekretaris, Thamrin, SH.
Sementara itu, Kepala Disnaker Pasaman Barat, Anhar, menyambut baik langkah proaktif DPC FSP KEP SPSI. Ia menilai kehadiran serikat pekerja yang solid akan membantu pemerintah dalam menjaga kondusivitas iklim ketenagakerjaan di daerah.
“Disnaker sangat terbuka terhadap sinergi dengan serikat pekerja. Komunikasi yang baik akan memperkuat pengawasan bersama serta memastikan hubungan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah tetap berjalan kondusif,” ujar Anhar.
Audiensi ini juga menjadi titik awal penguatan eksistensi DPC FSP KEP SPSI di Pasaman Barat. Dengan semakin berkembangnya sektor industri di wilayah tersebut, keberadaan serikat pekerja diharapkan mampu menjadi wadah aspirasi bagi tenaga kerja, sekaligus penyeimbang hubungan industrial.
Jupriadi menegaskan, pihaknya akan terus memperjuangkan kepentingan anggota serikat sekaligus berupaya menjaga stabilitas dunia usaha. “Kami percaya, pekerja sejahtera akan berdampak langsung pada produktivitas perusahaan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Melalui pertemuan ini, baik DPC FSP KEP SPSI maupun Disnaker sepakat untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi berkelanjutan, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, adil, dan saling menguntungkan bagi semua pihak.
TIM



















