AGAM Mitra Pos, | Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi di wilayah Kab.Agam dan sekitarnya kian mencekik urat nadi perekonomian daerah. Sudah beberapa bulan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lb.Basung dan Manggopoh sama sekali tidak menyediakan Solar.
Kondisi ini memperparah krisis energi lokal pasca-ditutupnya SPBU Monggong (Kubang) Lubuk Basung beberapa bulan lalu.
Akibatnya, armada vital seperti dump truck dan L300 terpaksa membeli Solar eceran di pinggir jalan dengan harga jauh lebih mahal.
“Kondisi ini sudah sangat memprihatinkan,” cetus Andi, salah seorang pengemudi truk lokal. “Kami para sopir meminta Pertamina Patraniaga segera menjatuhkan sanksi tegas serta mengaudit SPBU Manggopoh sesuai UU Migas. Jangan biarkan ada permainan kuota di atas penderitaan kami.”
Publik kini mendesak Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan (Disperindag) Kabupaten Agam bersama aparat penegak hukum untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memeriksa penyebab tidak ada nya ketersediaa BBM Jenis Bio Solar dan selanjutnya mendorong Pemkab Agam agar mendorong SPBU di Agam khususnya Manggopoh untuk bisa kembali mendistribusikan BBM Jenis Bio Solar, agar perekonomian masyarakat kembali Pulih
(Red)

















