Padang, MP | Persoalan pelik dan sudah cukup banyak memakan korban jiwa seperti Narkoba, tawuran, balapan liar serta penyakit masyarakat dengan maraknya prostitusi lengkap dengan cafe, salon esek-esek dan hotel melati yang menyediakan fasilitas untuk transaksi berasusila tersebut. yang selama ini telah membelenggu generasi muda masyarakat Sumatera Barat atau yang lebih akrab disebut Ranah Minang, Padang 22 April 2025.
Berbagai macam cara sudah dilakukan oleh para aparat penegak hukum dengan berkoordinasi dengan seluruh lembaga terkait untuk memberantas tindakan serta menyadarkan para generasi muda tersebut.
Namun sepertinya hal tersebut belum memberikan dampak yang signifikan.
Kepemimpinan Sumbar saat ini tentunya harus bekerja ekstra keras agar generasi muda yang diharapkan untuk menjadi generasi penerus bangsa adalah orang-orang yang cerdas ,beriman,dan patriotisme.
Untuk itu tentunya harus mulai bersikap tegas dan bertangan besi dalam menegakan semua aturan yang sudah di buat.alangkah naifnya kalau semua aturan dan penegakan hukum masih seperti” ganggam Baro ”
Mari kita lihat dan kalau bisa kita ikuti tata cara negara Tiongkok, Vietnam, Elsavador dalam memberantas semua perilaku menyimpang generasi mudanya demi dan untuk dapat menciptakan generasi penerus bangsanya yang taat pada hukum,bebas narkoba, serta kejahatan lainya.
Dalam tempo waktu yang tidak terlalu lama mereka dapat memberantas perilaku menyimpang tersebut sampai pada titik terendah dan membuat negaranya maju pesat.
Terkhusus bagi Ranah Minang yang identik dengan negeri yang sangat kental dengan keislamannya, namun kenapa semua perbuatan menyimpang dan kejahatan generasi mudanya semakin meningkat tajam.padahal pemimpin Sumbar selama empat periode.dua periode oleh prof.Irwan Prayitno dan dua periode pula oleh Buya Mahyeldi yang notabene adalah orang partai yang identik dengan agama Islam.filisofi ABS-SBK sepertinya tidak berjalan pada relnya.
Seharusnya sebagai seorang pemimpin atau kepala daerah harus bisa dan mampu bertindak tegas menegakan aturan tanpa takut disebut pemimpin tirani demi terwujudnya negeri ABS-SBK yang tidak hanya sekedar simbolis tanpa makna dan nyata.
Tim



















