Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NEWS

Gerbong Mutasi Bergerak, Empat Pejabat Strategis Polda Sumbar Berganti

22
×

Gerbong Mutasi Bergerak, Empat Pejabat Strategis Polda Sumbar Berganti

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUMBAR | Dinamika organisasi kembali terjadi di lingkungan Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar). Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi terhadap sejumlah perwira yang mengemban jabatan strategis di Polda Sumbar.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP/2026 dan ST/1878/VIII/KEP/2026 tertanggal 30 Agustus 2026. Dalam keputusan itu, empat posisi penting di Polda Sumbar mengalami pergantian, yakni Karo SDM, Dirreskrimum, Dirreskrimsus dan Kabidpropam.

Example 300x600

Pada posisi Dirreskrimum, Kombes Pol Teddy Fanani, S.I.K., M.H., M.M., CHRA., mendapat penugasan baru sebagai Dosen Kepolisian Madya Tingkat II pada STIK Lemdiklat Polri. Jabatan Dirreskrimum Polda Sumbar selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Umar, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Wadirreskrimum Polda Jawa Timur.

Perubahan juga menyentuh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus. Kombes Pol Andry Kurniawan, S.I.K., M.Hum., mendapat jabatan baru sebagai Kabagrendikjarlat Waketbidakademik STIK Lemdiklat Polri. Sementara kursi Dirreskrimsus Polda Sumbar dipercayakan kepada Kombes Pol Siswantoro, S.I.K., M.H.

Pergeseran tersebut turut membawa perubahan pada posisi Kabidpropam Polda Sumbar. Kombes Pol Siswantoro yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut mendapat amanah baru sebagai Dirreskrimsus. Posisi Kabidpropam kemudian diisi Kombes Pol Tony Pantano, S.I.K., S.H., M.H., yang sebelumnya bertugas sebagai Kabidpropam Polda Papua Barat.

Di bidang sumber daya manusia, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, S.I.K., S.H., M.H., bergeser dari Karo SDM Polda Sumbar untuk mengemban tugas sebagai Karo SDM Polda Sumatera Selatan. Jabatan Karo SDM Polda Sumbar selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Wahyu Rohadi, S.I.K., M.H., yang sebelumnya merupakan Assessor SDM Kepolisian Madya Tingkat III SSDM Polri.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan adanya mutasi tersebut. Pergantian jabatan, menurutnya, merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus proses penyegaran untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.

Baca Juga:  Program Kampung Bebas Narkoba Rawang Padang; Raih Prestasi dengan memberdayakan masyarakat dan mantan korban melalui berbagai keterampilan

Empat jabatan yang mengalami perubahan tersebut memiliki peran penting dalam menentukan arah kerja Polda Sumbar. Bidang reserse berkaitan langsung dengan penanganan perkara dan penegakan hukum, Propam berperan dalam pengawasan serta pembinaan disiplin personel, sedangkan SDM menjadi salah satu fondasi penguatan kualitas anggota Polri.

Kehadiran pejabat baru diharapkan membawa semangat dan perspektif baru dalam menjalankan roda organisasi. Tantangan di lapangan pun tidak ringan, mulai dari kebutuhan penegakan hukum yang profesional hingga tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang cepat, terbuka dan berkeadilan.

Bagi masyarakat Sumatera Barat, pergantian tersebut bukan sekadar perubahan susunan jabatan. Publik tentu menaruh harapan agar setiap pejabat yang menerima amanah mampu melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan terobosan yang semakin dirasakan manfaatnya.

Mutasi pada akhirnya merupakan bagian dari perjalanan pengabdian seorang perwira. Jabatan dapat berganti, tempat tugas dapat berubah, namun tuntutan untuk menjaga integritas, profesionalisme dan memberikan perlindungan, pengayoman serta pelayanan terbaik kepada masyarakat tetap menjadi tanggung jawab yang harus dijalankan.

Tim

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *