Padang Pariaman, Minggu 18 Mai 2025, Mitra Pos | Seorang oknum pegawai Tata Usaha berinisial ( A ) diduga telah melakukan tindak asusila dengan seorang murid kelas X ” berupa pencabulan di saat tengah berada di ruang tata usaha ( TU ) SMAN 1 Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar
Kasus ini sontak menjadi perhatian khusus oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Padang Pariaman.
Sebagaimana halnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal resmi Media Polri pada Minggu (18/5/2025).
Dalam artikelnya, Anwar selaku Kadis Dikbud turut menyoroti kasus pencabulan di SMAN 1 Sungai Geringging tersebut.
Anwar menuturkan bahwa pihaknya bersitegas akan menindaklanjuti kasus tersebut agar tidak terulang di kemudian hari dan kami berharap kasus seperti ini tidak terjadi di satuan pendidikan tingkat TK/PAUD, SD, SMP maupun sekolah lain,tegasnya.
Peristiwa ini harus menjadi pembelajaran bagi seluruh pemangku kepentingan di dunia pendidikan, bahwa dirinya akan turut mengawal kasus pencabulan tersebut Sampai tuntas,ucapnya
Sementara itu Pemkab Padang Pariaman, lanjutnya, berkomitmen untuk memperkuat sistem pengawasan dan pelaporan di seluruh sekolah, serta meningkatkan kesadaran tenaga pendidik dan kependidikan akan pentingnya etika dan profesionalisme dalam bertugas.
“Kami akan memperkuat sosialisasi dan edukasi tentang perlindungan peserta didik agar lingkungan sekolah bebas dari kekerasan, pelecehan, dan perundungan,” ujarnya.
Anwar juga mengajak seluruh elemen, mulai dari sekolah, orang tua, hingga masyarakat, untuk bersama-sama menciptakan ruang pendidikan yang aman dan sehat bagi generasi muda.
Sebelumnya, ratusan siswa SMAN 1 Sungai Geringging menggelar aksi damai di depan gerbang sekolah sebagai bentuk solidaritas terhadap korban dan bentuk desakan agar kasus ini ditindaklanjuti dengan serius.
Adapun tuntutan para siswa dalam aksi tersebut antara lain:
1. Meminta pihak sekolah memberhentikan oknum TU yang diduga melakukan pencabulan,
2. Mendesak agar kasus ini diproses secara hukum,
3. Meminta agar korban yang telah dipindahkan ke sekolah lain agar segera di kembalikan ke SMAN 1 Sungai Geringging untuk menyelesaikan pendidikan sampai tuntas.
( ap Karie )



















