AGAM | PT. MA memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat Translok melalui silaturrahmi bersama ninik mamak dan tokoh masyarakat di Masjid Istiqamah, Translok Jorong Ujung Labung Timur, Kabupaten Agam, Minggu (31/8/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi terbuka sekaligus memperkokoh kebersamaan di tengah masyarakat.
Silaturrahmi tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Pertemuan dikemas sebagai ruang dialog antara perusahaan, masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan untuk membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan hubungan sosial serta upaya menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif.
Dari pihak PT. MA hadir SGM Humas PT. MA Dr. Idaman Zega, M.M., S.H., M.A., Askep Humas PT. Mutiara Agam Rafel, serta sejumlah jajaran pimpinan perusahaan. Kehadiran jajaran perusahaan secara langsung menunjukkan keseriusan PT. MA dalam membuka komunikasi dengan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Tanjung Mutiara. Kapolsek Tanjung Mutiara AKP Welly A. bersama jajaran, Camat Tanjung Mutiara Edo, Babinsa, serta Anggota DPRD Kabupaten Agam Marga Indra Putra, S.Pd., ikut hadir memperkuat suasana dialog dan sinergi lintas unsur.
Sementara itu, ninik mamak dan tokoh masyarakat Translok hadir sebagai bagian utama dalam pertemuan. Kehadiran para tokoh adat dan masyarakat menjadi penting karena mereka memiliki peran strategis dalam menjaga komunikasi, merawat keharmonisan, sekaligus menjadi jembatan antara masyarakat dengan pihak perusahaan.
SGM Humas PT. MA Dr. Idaman Zega menegaskan, perusahaan ingin membangun hubungan yang tidak hanya bersifat formal, tetapi benar-benar berangkat dari komunikasi dan kebersamaan. “Kami ingin memastikan PT. MA hadir sebagai bagian dari solusi. Tanpa membedakan latar belakang, kami ingin berjalan bersama masyarakat untuk membangun masyarakat Translok yang lebih baik,” ujarnya.
Anggota DPRD Kabupaten Agam Marga Indra Putra, S.Pd., mengapresiasi langkah PT. MA yang memilih Masjid Istiqamah sebagai lokasi silaturrahmi. Menurutnya, pilihan tersebut memperlihatkan penghormatan terhadap nilai agama, adat, serta kearifan lokal yang menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Translok.
Kapolsek Tanjung Mutiara AKP Welly A. menekankan bahwa komunikasi yang terbuka merupakan salah satu kunci menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai perlu terus dipelihara agar setiap persoalan dapat dibicarakan secara baik sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Camat Tanjung Mutiara Edo juga mendorong agar hubungan harmonis antara PT. MA dan masyarakat Translok terus ditingkatkan. Ia berharap silaturrahmi tersebut tidak berhenti sebagai pertemuan, tetapi berkembang menjadi komunikasi berkelanjutan dan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung kemajuan wilayah.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Seluruh unsur yang hadir sepakat bahwa hubungan yang kuat dibangun melalui komunikasi, saling menghargai, dan keterbukaan. Silaturrahmi ini pun diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi PT. MA dengan masyarakat Translok, sekaligus menjaga iklim sosial yang aman, harmonis, dan kondusif di Kabupaten Agam.
(Zam)



















